konsensus PNPK buku ajar Pedoman SPM

Jumat, 25 Agustus 2017

DONEPEZIL

Indikasi
Terapi simtomatik demensia ringan atau sedang.
Kontra Indikasi
Hipersensitif terhadap donepezil HCl, derivat piperidin, atau bahan lain dalam obat ini.
Peringatan dan Perhatian
Gangguan konduksi kardiak supraventrikular, riwayat penyakit ulkus, asma, terapi
bersama AINS.
Dosis
5 mg/hari pada sore hari, ditingkatkan 10 mg/hari setelah 4-6 minggu.
Efek Samping
Diare dan kram otot. Lelah, mual, muntah, insomnia, pusing. Dapat sedikit meningkatkan
konsentrasi kreatin kinase otot.
Interaksi Obat
Anestesi, antikolinergik, suksinilkolin, agen penghambat neuromuskular lain atau agonis
kolinergik lainnya.

Sediaan
Tab 5 mg.

GOLONGAN OBAT DEMENTIA

SULFASALAZIN

Indikasi
Infl ammatory Bowel Disease (IBD), artritis reumatoid .

Kontra Indikasi
Penderita hipersensitif terhadap komponen obat.

Peringatan dan Perhatiaan
Hati-hati untuk penderita gangguan hati dan ginjal, penderita asma bronkial atau alergi.
Pengobatan dihentikan bila timbul reaksi hipersensitivitas.

Dosis
Oral IBD: Dosis awal 1-2 g 4 kali/hari. Dosis pemeliharaan 2 g/hari dalam dosis terbagi.
Artritis reumatoid: dosis awal: 500 mg/hari selama 1 minggu pertama, kemudian ditingkatkan perlahan bila perlu. Maksimal 3 g/hari dalam 2-4 dosis terbagi.
Rektal IBD: 0,5-1 g pada pagi dan malam hari. Sebagai enema 3 g/hari malam hari,
dipertahankan paling tidak 1 hari.

Efek samping
Sakit kepala, mual dan kehilangan nafsu makan, kenaikan suhu badan, ruam kulit.

Interaksi Obat
Fenobarbital menurunkan ekskresi sulfasalazin melalui urin. Mengurangi bioavailabilitas
digoksin.

Sediaan
Kapl salut enterik 500 mg.

GOLONGAN : OBAT UNTUK RADANG KRONIK USUS
AGEN AMINOSALISILAT

LAKTULOSA

Indikasi
Konstipasi kronik, pre-koma hepatik dan koma hepatik.

Kontra Indikasi
Penderita galaktosemia, obstruksi intestinal.

Peringatan dan Perhatiaan
Wanita hamil dan ibu menyusui sebaiknya menghindari penggunaan produk ini.

Dosis
Konstipasi: dosis awal 10-20 g (15-30 mL)/hari. Maksimal 45 mL. Ensefalopati hepatik:
60-100 g (15-50 mL)/hari dibagi 3 dosis.

Efek Samping
Kembung, kram dan rasa tidak enak pada perut. Penggunaan berlebihan dapat
menyebabkan diare. Pernah dilaporkan terjadi mual, muntah, mulut kering.

Sediaan
Larutan 3,335 g/5 mL btl 60 mL; 120 mL. Sir 10 g/15 mL btl 60 mL.


GOLONGAN LAKSATIF

BISAKODIL

Indikasi
Meringankan gangguan konstipasi karena: berbaring lama di tempat tidur, perubahan
pola makan dan lingkungan, kebiasaan sering menunda/menahan buang air besar,
penyakit atau gangguan saluran pencernaan. Mengurangi rasa nyeri pada saat buang air
besar, misal hemoroid. Persiapan untuk barium enema dan tindakan pada kolon seperti
proktosigmoidoskopi. Sebagai pencahar sebelum dan sesudah operasi.

Kontra Indikasi
Keadaan yang memerlukan operasi abdomen akut, ileus obstruksi, dehidrasi berat.
penderita yang hipersensitif terhadap bisakodil. Penderita apendiksitis, gastroenteritis dan
perdarahan rektal.

Peringatan dan Perhatian
Jangan diminum bersama antasida atau susu. Hamil dan menyusui. Jangan digunakan
pada keadaan mual, muntah dan sakit perut. Penggunaan secara terus-menerus atau
terlalu sering dapat menyebabkan ketergantungan.

Dosis
2 tab ditelan utuh (tanpa dikunyah) sebelum tidur untuk memberikan hasil defekasi pada
keesokan paginya. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 tab.

Efek Samping
Rasa tidak nyaman pada abdomen.

Sediaan
Tab 5 mg.


GOLONGAN LAKSATIF

Selasa, 22 Agustus 2017

LOPERAMID HCL

LOPERAMID HCL



Indikasi
Terapi simtomatik untuk diare nonspesifi k akut dan kronik.

Kontra Indikasi
Kondisi dimana konstipasi harus dihindari.

Peringatan dan Perhatian
Gangguan ginjal dan hati. Hindari pada diare yang disebabkan E. coli, Salmonella,
Shigella atau feses berdarah. Kehamilan dan menyusui.

Dosis
Diare akut: awal 4 mg, kemudian 2 mg tiap diare. Dosis maksimal 16 mg/hari. Diare kronik:
awal 4-8 mg/hari dalam dosis terbagi. Maksimum 16 mg/hari.

Efek Samping
Mulut kering, konstipasi, mual, muntah.

Sediaan
Tab 2 mg.

golongan : obat diare

ORALIT

ORALIT


Indikasi
Terapi penggantian elektrolit pada muntah dan diare.
Dosis
Larutkan 1 sach dalam 200 mL air.
Sediaan
Sach 200 mL.


golongan : obat untuk diare

ATROPIN

ATROPIN


Indikasi
Keracunan organofosfat dan karbamat.

Peringatan dan Perhatian
Lanjut usia, sindrom Down, glaukoma sudut tertutup, miastenia gravis, gangguan saluran
cerna, pembesaran prostat.

Dosis
Keracunan organofosfat 2 mg setiap 10-30 menit secara i.v. atau i.m. hingga kulit terlihat
kering dan fl ushing, pupil dilatasi, dan mulai terjadi takikardi.

Sediaan
Inj amp 0,25 mg/1 mL.



golongan : anti spasmodik